KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER 3

1. Brute-force attack) adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci yang mungkin. Pendekatan ini pada awalnya merujuk pada sebuah program komputer yang mengandalkan kekuatan pemrosesan komputer dibandingkan kecerdasan manusia. Sebagai contoh, untuk menyelesaikan sebuah persamaan kuadrat seperti x²+7x-44=0, di mana x adalah sebuah integer, dengan menggunakan teknik serangan brute-force, penggunanya hanya dituntut untuk membuat program yang mencoba semua nilai integer yang mungkin untuk persamaan tersebut hingga nilai x sebagai jawabannya muncul. Istilah brute force sendiri dipopulerkan oleh Kenneth Thompson, dengan mottonya: “When in doubt, use brute-force” (jika ragu, gunakan brute-force).

Teknik yang paling banyak digunakan untuk memecahkan passwordkuncikode atau kombinasi. Cara kerja metode ini sangat sederhana yaitu mencoba semua kombinasi yang mungkin.

Sebuah password dapat dibongkar dengan menggunakan program yang disebut sebagai password cracker. Program password cracker adalah program yang mencoba membuka sebuah password yang telah terenkripsi dengan menggunakan sebuah algoritma tertentu dengan cara mencoba semua kemungkinan. Teknik ini sangatlah sederhana, tapi efektivitasnya luar biasa, dan tidak ada satu pun sistem yang aman dari serangan ini, meski teknik ini memakan waktu yang sangat lama, khususnya untuk password yang rumit.

Namun ini tidak berarti bahwa password cracker membutuhkan decrypt. Pada prakteknya, mereka kebayakan tidak melakukan itu. Umumnya, kita tidak dapat melakukan decrypt password-password yang sudah terenkripsi dengan algoritma yang kuat. Proses-proses enkripsi modern kebanyakan hanya memberikan satu jalan, di mana tidak ada proses pengembalian enkripsi. Namun, anda menggunakan tool-tool simulasi yang mempekerjakan algoritma yang sama yang digunakan untuk mengenkripsi password orisinal. Tool-tool tersebut membentuk analisis komparatif. Program password cracker tidak lain adalah mesin-mesin ulet. Ia akan mencoba kata demi kata dalam kecepatan tinggi. Mereka menganut “Azaz Keberuntungan”, dengan harapan bahwa pada kesempatan tertentu mereka akan menemukan kata atau kalimat yang cocok. Teori ini mungkin tepat mengena pada anda yang terbiasa membuat password asal-asalan. Dan memang pada kenyataannya, password-password yang baik sulit untuk ditembus oleh program password cracker.

brute force

2.Password generator adalah aplikasi yang digunakan untuk meng-generate ( menghasilkan ) password.Password generator disini mempunyai fungsi yang berbeda dengan password generator yang digunakan untuk menyusun dictionary. Cara kerja password generator ini adalah menerima input berupas user name dan global key, lalu dengan rumus hash tertentu, program akan menghasilkan password berdasarkan kedua input tersebut.password generator adalah aplikasi yang digunakan untuk meng-generate ( menghasilkan ) password. Password generator disini mempunyai fungsi yang berbeda dengan password generator yang digunakan untuk menyusun dictionary. Cara kerja password generator ini adalah menerima input berupas user name dan global key,

lalu dengan rumus hash tertentu, program akan menghasilkan password berdasarkan kedua input tersebut.atory-password-generator

3. Tools Pengukur kekuatan password

cekkualitaspassword

4. Jika ditanya, tool hacking apa yang paling lengkap? maka jawabanya langsung dan tegas “Backtrack“. Backtrackadalah salah satu distro linux yang dibuat khusus untuk mengetahui dan menembus keamanan sebuah sistem. Backtrack dapat diinstal di komputer atau cukup dijalankan melalui Live CD.

Backtrack final diluncurkan pertama kali pada tanggal 26 Mei 2006 oleh Mati Aharoni dan Max Moser. Versi terbaru dari Backtrack telah mencapai versi 4. Terdapat banyak perubahan pada versi terbaru ini, jika sebelumnya Backtrack dibuat berbasis Slackware, maka versi 4 terbaru ini berbasis Debian.

SP32-20100224-085645

Backtrack dilengkapi lebih dari 300 tools hacking dan keamanan populer. Ini merupakan jumlah yang sangat besar untuk koleksi tools keamanan. Backtrack juga menjadi tools paling populer untuk mengetahui keamanan jaringan.

Berikut beberapa tools dan fitur security populer yang ada di dalam Backtrack:

1. Metasploit
2. RFMON Injection
3. Kismet
4. Auto-scan Network
5. nMap
6. Ettercap
7. Wireshark/Ethereal
dan lain-lain, lihat lengkapnya di situs resmi Backtrack

CARA ADD USER DAN GRUP DI OS LINUX

COMMAND LINE

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.

Saya mengumpulkan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.

Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:

$ man ls

Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah lsitu secara lengkap.

&
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain dan menjalankannya di background. Tujuannya adalah untuk membebaskan shell agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat juga perintah bg dan fg.
adduser
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut.

# adduser udin
# passwd udin

Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan password untuk user udin. Isikan password untuk udin dua kali dengan kata yang sama.

alias
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:

$ alias dir=ls

Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias.

bg
Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground(tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskanshell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan dibackground. Lihat juga perintah fg.
cat
Menampilkan isi dari sebuah file di layar.

$ cat namafile
cd
Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
chgrp
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:# chgrp <grup baru> <file>
chmod
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu r untuk read, w untuk write dan x untuk execute.Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user)g (group)o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tandaplus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:$ chmod ug+rx coba1Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:

$ chmod ug-rx coba1

Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untukuser, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read)2 (write) dan 1 (execute).

Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:

$ chmod 700 coba2

Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:

$ chmod 644 coba3

chown
Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori

$ chown <user id> <file>
cp
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:

 $ cp <file1> <file2>
fg
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.
find
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcardmetacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:

$ find . -name *.doc -print
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc
grep
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.

$ grep <teks> <file>

Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:

$ grep marginal <file>
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi
prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi
prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total
gzip
Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:

 $ gzip <namafile>

Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tarunzipdan zip.

halt
Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
hostname
Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.

[flory@localhost docs] $ hostname
localhost.localdomain
kill
Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses.$ kill <sinyal> <pid>PID adalah nomor proses yang akan di hentikan.
less
Fungsinya seperti perintah more.
login
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout
Untuk keluar dari sistem.
ls
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
man
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.$ man <perintah>
mesg
Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.$ mesg y atau mesg nGunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.
mkdir
Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.
more
Mempaging halaman, seperti halnya less
mount
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihatfilesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.

$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)
mv
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.
passwd
Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali.Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.
pwd
Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
rmdir
Untuk menghapus direktori kosong.
shutdown
Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestartsistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.
su
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagaiuser lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
tail
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:$ tail <jumlah baris> <file file ….>
talk
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar
Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:$ tar <aksi> <option> <file atau direktori>
umount
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.# umount <filesystem>
unalias
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:$ unalias dir
unzip
Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:

$ unzip <namafile>

Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.

wall
Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruhuser, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.# who Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:

$ who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08
xhost +
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
xset
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mousefont, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:

$ xset b <volume> <frekuensi> <durasi dalam milidetik>
$ xset m <akselerasi> <threshold>
zip

ENKRIPSI PASSWORD DENGAN MD5

Sebenarnya masih banyak metode yang digunakan untuk mengenkripsi data. Seperti root13, MD4, dan lain-lain. Yang saya bahas kali ini adalah MD5.Data apa saja yang biasa dienkripsi sehubungan dengan ilmu web salah satunya ialah password. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa keamanan akses disebuah halaman web merupakan suatu hal penting untuk diperhatikan. Data yang terdapat dalam suatu halaman web seringkali merupakan data penting yang tidak boleh diperlihatkan sembarangan kepada orang yang tidak berhak.
Tutorial kali ini saya akan mencoba membahas tentang enkripsi password menggunakan MD5. Apa itu MD5? Definisi menurut sumber dari wikipedia.org MD5 merupakan algoritma yang memiliki metode one-way. Untuk definisi yang mudah dimengerti, MD5 merupakan metode enkripsi data dari yang berbentuk plaintext menjadi berbentuk algoritma (chypertext) yang bertujuan agar tidak mudah dibaca mentah-mentah oleh siapapun termasuk database administrator. Sebagai catatan tutorial ini sengaja saya tidak sertakan database agar dapat fokus pada MD5 saja dan juga sesuai judulnya “Enkripsi Password Dengan MD5”. Pembaca tinggal menambahkan database jika akan diaplikasikan menjadi selayaknya halaman login.
Saya akan mencoba mengilustrasikan enkripsi password pada sebuah halaman login. Berikut ini tampilannya.
gb1
Dan Berikut ini source code tampilan diatas :

<head>
<title>MD5</title>
<link rel=”stylesheet” href=”style.css ” type=”text/css”>
</head>
<style type=”text/css”>
body{
background-color:#ffff;
}
.picbar{
position:fixed;
bottom:0px;
right:4px;
}
</style>

<body>
<div id=”qwer”>
<table width=”300″ border=”0″ align=”center” cellpadding=”0″ cellspacing=”1″ bgcolor=”#CCCCCC”>
<tr>
<form name=”form1″ method=”post” action=”MD5.php”>
<div style=”margin-top:210px; color:#CCCCCC;”>
<td style=”color:#0000DD;”>
<table width=”100%” border=”0″ cellpadding=”3″ cellspacing=”1″ bgcolor=”#d1d1d1″>
<tr>
<td colspan=”2″><strong><h2>Login</h2x></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width=”78″>Username</td>
<td width=”6″>:</td>
<td width=”294″><input name=”myusername” type=”text” id=”myusername”></td>
</tr>
<tr>
<td>Password</td>
<td>:</td>
<td><input name=”mypassword” type=”password” id=”mypassword”></td>
</tr>
<tr>
<td>&nbsp;</td>
<td>&nbsp;</td>
<td><input type=”submit” name=”Submit” value=”Login”></td>
</tr>
</table>
</td>
</div>
</form>
</tr>
</table>
</div>
<div><img src=”bartelme.png” width=”300″ height=”70″ alt=”Pic 2″></div>
</body>

Terdapat dua buah file yang diperlukan yaitu Login.Html dan MD5.php. File Login.Html berisi halaman untuk melakukan proses input username dan password. Saya akan masukkan masing-masing input usernamenya adalah username dan password nya password.

Setelah dimasukkan input username dan password, tekan tombol login. Halaman login.html berganti menjadi halaman file MD5.php. Pada halaman ini ditampilkan password hasil enkripsi menggunakan MD5. Data dilihat pada gambar dibawah perbedaan antara password yang masih berbentuk plaintext dan yang telah dienkripsi. Berikut ini merupakan tampilan file halaman MD5.php.

Berikut source codenya :

<?
$myusername= $_POST[‘myusername’];
$mypassword=$_POST[‘mypassword’];
$mypasswordmd5 = Md5($mypassword);
?>

<table width=”550″ border=”0″ align=”center” cellpadding=”0″ cellspacing=”1″ bgcolor=”#CCCCCC”>
<tr>
<form name=”form1″ method=”post” action=”checklogin.php”>
<div style=”margin-top:210px; color:#CCCCCC;”>
<td style=”color:#0000DD;”>
<table width=”100%” border=”0″ cellpadding=”3″ cellspacing=”1″ bgcolor=”#d1d1d1″>
<tr>
<td width=”178″>Username</td>
<td width=”6″>:</td>
<td width=”294″><? echo $myusername?></td>
</tr>
<tr>
<td width=”178″>Password MD5/Chypertext</td>
<td width=”6″>:</td>
<td width=”294″><? echo $mypasswordmd5?></td>
</tr>
<tr>
<td width=”178″>Password Plain Text</td>
<td>:</td>
<td width=”294″><? echo $mypassword?></td>
</tr>
</table>
</td>
</div>
</form>
</table>

<table width=”100%” border=”0″ cellpadding=”3″ cellspacing=”1″ bgcolor=”#d1d1d1″>

</div>
</table>

Menggunakan Perintah  Net View Pada Cmd

Net view digunakan untuk Melihat computer yang sedang aktif dan terhubung dengan LAN.

Pada command prompt menggunakan perintah “net view” (ATAU ANDA JUGA BISA GUNAKAN “Scanner NB” OPSI DALAM ” ALAT IP “PERANGKAT LUNAK DENGAN MEMASUKI JARAK WAKTU ALAMAT  IP. INI DENGAN METODE ANDA BISA SCAN JUMLAH KOMPUTER ORANG).

Contoh: C:> net view \ \ \ 219.64.55.112

Di atas adalah contoh untuk operasi dengan menggunakan command prompt. “net view”. “Net view” adalah salah satu dari perintah netbios untuk melihat sumber daya  dari komputer yang jauh. Di sini “219.64.55.112″ adalah alamat IP komputer remote yang akan hacked melalui netbios. Anda harus mengganti alamat IP yang asli di  tempat itu. Jika berhasil daftar HARD-DISK DRIVE & printer yang akan ditampilkan. Jika tidak pesan kesalahan ditampilkan. Jadi ulangi prosedur 2 dengan alamat IP yang berbeda.

Menggunakan perintah Net Use

Setelah berhasil, gunakan “net use” perintah pada command prompt. perintah lain yang memungkinkan untuk hack drive remote atau printer.

Contoh-1:
C: \ net use> D: \ \ 219.64.55.112 \ F
Contoh-2:
C:\>net use G: \\219.64.55.112\SharedDocs

Contoh-3:
C:\>net use I: \\219.64.55.112\Myprint

CATATAN: Dalam Contoh 1,2 & 3, D:, G: & I: adalah Network Drive Nama yang akan dibuat pada komputer Anda untuk mengakses’s komputer remote hard-disk.

CATATAN: BERIKAN NAMA DRIVE YANG TIDAK DIGUNAKAN OLEH SETIAP DRIVE LAIN TERMASUK-DISK DRIVE HARD, DRIVE FLOPPY DRIVE DAN-ROM PADA KOMPUTER ANDA. ITU ADALAH, JIKA ANDA MEMILIKI C: & D: AS DIRVES HARD, A: SEBAGAI DIVE FLOPPY DAN E: SEBAGAI CD-DRIVE, BERIKAN F: SEBAGAI DRIVE BERSAMA ANDA DI ATAS COMMAND PROMPT

F:, “SharedDocs” adalah nama dari hard drive komputer remote-disk yang ingin Anda hack. “Myprint” adalah nama printer komputer remote. Ini adalah ditampilkan setelah memberi “net use” perintah. “219.64.55.112″ adalah alamat IP dari komputer remote yang ingin Anda hack.

4. 4. Setelah berhasil komputer Anda akan memberikan pesan bahwa “Perintah selesai dengan sukses”. Setelah Anda mendapatkan pesan di atas Anda hanya satu langkah menjauh dari hacking komputer.

Sekarang buka “My Computer” Anda akan melihat sebuah “Hard-Disk drive” baru (Shared) dengan nama tertentu. Anda dapat membuka dan mengakses komputer remote Hard-Drive. You can copy files, music, folders etc. from victim’s hard-drive. Anda dapat menyalin file, musik, dll folder dari hard drive-korban. Anda dapat menghapus / memodifikasi data pada hard-drive korban hanya jika MENULIS-ACCESS diaktifkan pada itu sistem korban. You can access files/folders quickly through “Command Prompt”. Anda dapat mengakses file / folder dengan cepat melalui “Command Prompt”.

CATATAN: Jika Komputer Firewall Remote Diaktifkan Komputer Anda Tidak Akan Sukses Dalam Mendapatkan Akses Untuk Komputer Melalui Remote NetBIOS. Itulah yang terjadi Dalam Situasi ini. (Sebuah Pesan Kesalahan yang di Tampilkan). Jadi Ulangi Prosedur 2,3 Dengan IP Address yang berbeda.
Kegunaan Net User
Fungsi dari Net User adalah untuk menambah user account atau menampilkan informasi tentang user account/account pengguna.Untuk menampilkan atau melihat user account yang ada pada komputer caranya ketik :
net user pada cmd maka tampilan seperti gambar dibawah ini : 
netuser 

Serperti yang terlihat pada gambar di atas terdapat dua user account yaitu Administrator dan Guest.
Untuk menambah user account caranya ketik perintah net user diikuti dengan mengetikkan nama_user diikuti dengan menambahkan /add. contohnya misalkan kita akan menambah user account dengan nama user TEST maka perintahnya sebagai berikut :
net user TEST /add
setelah diketik perintah di atas maka user account yang ditambah tidak punya password, tetapi jika anda ingin mempassword user yang ditambah maka caranya tinggal menambahkan tanda bintang (*) setelah nama_user, nama user di sini adalah TEST. Caranya seperti ini :
net user TEST * /add

netuserpsw

 

Apabila terlihat seperti gambar di atas maka proses penambahan user baru sudah berhasil. Sekarang coba anda Log Of komputer anda atau restart, maka di layar screen logon akan tampil seperti gambar di bawah ini :

logon

 

Sedangkan untuk mendelete user caranya tinggal anda tambahkan saja perintah /delete setelah nama_user. Perintahnya seperti ini:
net user TEST /delete

deleteuser

 

Untuk melihat informasi tentang user caranya ketik net user [namauser]. Contoh kita akan melihat informasi tentang user Administrator, maka perintahnya sebagai berikut:
net user Administrator lalu tekan ENTER maka akan terlihat seperti gambar :

infouser

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: